Politikus PDIP yang juga anggota Banggar DPR RI, Said Abdullah, menyebutkan bahwa sejak awalnya pihaknya telah mengingatkan agar Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan perbaikan pada tata kelolanya. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya. Namun, pernyataan Said Abdullah dianggap oleh beberapa pihak sebagai upaya untuk mengalihkan perhatian dari kasus korupsi yang melibatkan Dadan Hindayana. Meskipun demikian, kritik Said Abdullah terhadap tata kelola BGN dapat dianggap sebagai langkah positif dalam upaya meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan sumber daya publik.

Beberapa analis politik mengatakan bahwa pernyataan Said Abdullah dapat dipahami sebagai upaya untuk menunjukkan bahwa perbaikan tata kelola BGN adalah hal yang lebih penting daripada kasus korupsi yang sedang berlangsung. Namun, hal ini tidak berarti bahwa kasus korupsi tersebut tidak signifikan. Sebaliknya, kasus korupsi tersebut masih harus ditangani dengan serius dan transparan untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Dalam keseluruhan, pernyataan Said Abdullah tentang perbaikan tata kelola BGN dapat dianggap sebagai langkah positif dalam upaya meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan sumber daya publik. Namun, perlu diingat bahwa kasus korupsi yang sedang berlangsung masih harus ditangani dengan serius dan transparan.