Pada periode awal 2026, nilai rupiah mengalami penurunan signifikan sekitar tujuh persen terhadap dolar AS. Saat ini, mata uang Indonesia berada di rentang Rp 17.800-Rp 17.900. Penurunan ini memiliki dampak yang signifikan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang menjadi salah satu indikator kesehatan pasar modal Indonesia. Krisis kepercayaan yang melanda pasar saham dan valuta asing merupakan hasil dari kombinasi faktor-faktor ekonomi dan geopolitik yang kompleks.